12 Mei 2014

MAAFKU UNTUKMU


Aku ingin kembalikan sayapmu yang dulu …
Pernah sempat aku pinjam untuk bisa bersamamu …
Aku ingin menghilang dari pandangan matamu …
Menjadikan ada menjadi tiada …
Tapi apa daya aku untuk melakukannya …
Aku tak akan pernah pergi walau kau memintanya …
Dari pandangan mata yang pernah menjerumuskan ku …
ke dalam dimensi yang tak terbatas ruang dan waktu …
Aku ingin,lebih dekat denganmu …
Tapi aku tak tau dengan cara apa aku melakukanya …??
Aku telah membuatmu kecewa ..
Karena sifatku …
Tapi percayalah sampai kapanpun, rasa yang
pernah aku ucapkan dulu…
Kan selalu ,ku simpan sampai kau bisa membukanya…
Aku ingin kembali ke dalam dimensi yang tak terbatas ruang dan waktu …
Tapi aku telanjur membuatmu kecewa …
Kecewa akan sifatku …
Maafkan aku…
Hanya kata maaf yang bisa aku ucap …

(Cerpen) Perhentian Cintaku di Perhentian Bus

Satu Lagi Cerpen Karya : Shamy Anggara





"bang berhenti bang ,bang ?"Teriak seorang gadis di sebrang jalan dibawah rintikan hujan yang amat deras sehingga membuat dirinya basah " ketinggalan bus lagi deh" kemudian wanita tersebut terdiam dan merasakan ada yang aneh sejenak lalu menoleh "kamu siapa ?"
"Ketinggalan bus ? Mau ke halte ?" Seorang pemuda yang tiba-tiba muncul seraya memayungi wanita tersebut mencoba menawarkan
"Kenapa ? Mas mau nganter"
Pemuda itu mengangguk lalu mereka berjalan menuju halte yang di depan nya
"Ini mas dua ribu ,terima kasih ya ?"
"Maksudnya ?"
"Mas ojek payung bukan ?"
Pemuda tersebut kembali tersenyum sambil berkata "oh nggak neng ,saya juga mau ke halte kok "jawab pemuda itu " jadi tadi saya ngeliat neng lari-larian sambil teriak-teriak memanggil bus lalu saya cepat-cepat samperin"
"Oh gitu" ujar wanita tersebut sambil mengusap-usap bajunya yang basah "saya minta maaf ya mas,kirain ojek payung"
"Oh iya ,kenalin nama saya Irfan" sambil menjulurkan tangan lalu dengan cepat wanita tersebut meraihnya " saya jasmine "
Lalu mereka tersenyum dibawa derasnya rintikan hujan,untung halte tersebut bisa menjadi tempat perteduhan mereka sementara sembari menunggu bus terakhir datang
"Phuk phuk phuk ''
Jasmine memukul-mukul jam tangan nya
"Kamu ngapain neng jas"
"Ini mas ,jam tangan saya masuk air sepertinya,maklum ga resist water jadi begini nih"
Irfan tersenyum
"Kenapa mas ? Ada yang salah ?"
"Nggak kok neng jas, lucu aja sih ,kamu panggil saya mas "
"Lah kamu juga mas manggil saya pake neng-neng segala,oh iya jangan jas donk panggil aku mine atau miny,soalnya semuanya manggil aku dengan sebutan itu"
"Kalo semua orang manggil kamu mine dan miny ,saya harus beda donk,saya tetapkan saya manggil kamu jas "
"Huft ... Oke lah..tapi jangan pake neng ataupun eceu "
"Yaudah kita panggil nama nama aja,oh iya gaya ngomong nya jangan terlalu formal lagi ya"
"Oke deh fan,kenapa emangnya ? Serasa lu ngomong ama atasan ya ?"Ujar jasmine memulai akrabkan diri" oh iya jam berapa fan ?"
Irfan tersenyum kembali seraya menjulurkan jam yang di pergelangan tangan nya
"Kenapa sih ? Senyum-senyum terus ? Sedikit sedikit senyum ,sedikit sedikit senyum,senyum kok sedikit-sedikit "
"Mau aja jas "jawab irfan singkat
"Hobby senyum apa mau pamer gigi fan?"
"Dua-duanya "
Jasmine menarik nafas dalam dalam sambil mengusap-usapkan kedua telapak tanggan nya lalu menempelkan nya di pipinya
"Kenapa ? Dingin ?"
"Ya begitulah "
Irfan tersenyum kembali lalu membuka ransel nya dan mengeluarkan sebuah jacket
"Nih pake jas "
"Terus lu fan ?"
"Udah pake aja,dingin kan ?"
"Iya sih" jawab jasmine "oh iya jam berapa tadi ? "
Irfan melihat jam di tangan nya " jam 21 kurang 15 menit jas"
Jasmine mencoba menarik nafas dalam-dalam sembari memakai jacket irfan
"Ya tuhan,bus nggak ada yang lewat,cuaca makin dingin ,langit pun hitam gulita lantaran bulan dan bintang malam itu tertutup oleh rapatnya awan-awan hitam"
"Kamu kenapa jas ?"
"Nggak kenapa-kenapa kok fan"
Irfan berfikir sejenak lalu berkata "itu bus datang jas !"
***
Melihat kondisi bus yang yang penuh,irfan dan jasmine saling berpandangan sejenak
"Naik lah jas "suruh irfan
Jasmine terdiam sejenak "nggak ah,penuh pan,kalo gue naik, lalu lu bagaimana ?"
"Gue ? Gue mah gampang"
"Gue nggak naik ah"
"Udah naik jas ,lu ini kenapa ? Tadi nungguin bus ,sekarang ada di depan mata malah ragu .kasihan bus nya nunggu kamu "
"Naik lah "irfan tersenyum lalu jasmine melangkahkan kakinya serasa ingin membuka jacketnya irfan "ini jaketnya gue buka ya"
"Nggak usah jas ,pegang saja dulu ! Dingin kan "
Jasmine mengangguk sebentar lalu mulai melangkah menaiki bus tersebut seyara menoleh ke arah irfan.
"Fan nomor hape ?"Teriak jasmine kemudian bus pun berangkat
Irfan kembali duduk di halte tersebut,di temani derasnya hujan malam itu "kenapa ampe lupa minta nomor hape ya" seraya menggaruk garukan kepalanya karena merasa bodoh lalu tak lama ia pun tersenyum sediri "kalo di lihat-lihat jasmine cantik juga,lucu dan sepertinya baik tapi"irfan memikir sejenak"ah sudahlah"


****
Angin semilir yang dibumbuhi hangatnya pagi hari membuat beberapa mahasiwa duduk di tangga yang terletak di depan halaman kampus,irfan yang kebetulan ada disitu dengan memegang sebuah gadgetnya tampak gereget karena game puzzle nya yang selalu saja kalah
"Fan ? Boleh aku duduk"
"Oh aisyah,silahkan syah"
Aisyah yang kebetulan sahabatnya irfan, semenjak duduk di bangku SMK yang kebetulan juga lewat kemudian melihat irfan,iapun menyamperi irfan dan kemudian duduk sembari memegang sebuah novel islaminya
"Dari mana syah ?"
"Dari perpus nih"
"Ada tugas ?"
"Apaan sih kamu fan ,emang kalo ke perpus ,kalo lagi ada tugas aja ? Aku tuh bukan kamu ya fan" ledek aisyah "oh iya fan,udah makan?"
Irfan yang tengah fokus menatap gadgetnya tak mendengarkan apa yang aisyah bicarakan,lalu aisyah meletakan tangan nya di tengah layar gadget nya irfan sambil berkata "fan udah makan ?"
Irfan menggeleng pelan
"Kantin yuk ?"
"Game gue belum tamat syah ?"
Aisyah menarik gadgetnya irfan kemudian memegang pergelangan irfan dan menariknya berdiri "game mah bisa nanti nanti fan"
Merekapun lalu berjalan menuju kantin dengan bercanda-canda seperti biasa tapi saat itu irfan tidak terlalu serius menanggapi apa yang dibicarakan aisyah
"Irfan kamu tuh kenapa sih ? Sakit ?"
"Nggak kok"
"Terus kok beda ?"
"Ah kamu mah syah suka ngawir"
"Ngawur fan"
****
Dengan gayanya yang simple dan santai serta memagai pakaian yang sangat amat casual,jasmin berjalan dengan membawa tas sampingnya seraya mengunyah permen karet kemudian ia melihat irfan
"Faan ?" Teriak jasmine kemudian berjalan mendekati irfan
"Jasmine ?"Irfan tampak bingung kemudian menoleh ke arah aiysah "sebentar ya syah" dan irfan pun berjalan mendekati jasmine hingga mereka bertemu
"Jasmine,lu kuliah disini juga ? Ambil apa ?"
"Desain fan,kalo lu ?"
"Gue teknik komputer jas?"
"Wish mantep ! Semester berapa pan ?"
"Udah semester akhir gue ,nih tinggal skripsi, lu jas ?"
"Sama donk gue juga,Oh iya jacket elu gimana ?"
"Udah kapan-kapan aja ,oh iya jasmine boleh tukeran nomor hape ?"
Kemudian mereka tukeran nomor hape dan disitu irfan malah tersenyum senyum
"Lu kenapa sih fan ? Hobby banget ya senyum ?"Tanya jasmine" grogi ya deket gue ?"
"Apaan sih ? Oh iya udah makan jas?"
"Udah kok ,oh iya nanti jam 10 bisa anterin gue nggak ? Temenin gue maksudnya ?"
"Jam 10 ya ?"Irfan berfikir sejenak " sepertinya nggak bisa deh"
"Oh ya udah lah nggak apa-apa"
"Faaaan ?" Teriak aisyah yang tlah menunggu lama
"Siapa Fan ?"
"Oh ya udah dulu ya jas ,kapan-kapan kita ketemu lagi" lalu irfan pun membalikan badan nya dan berjalan menuju aisyah kemudian mereka melanjutkan jalan ke kantin
"Tadi siapa pan ?"Tanya aisyah sedikit dingin sambil mengaduk aduk es teh dingin nya dengan menggunakan sedotan
"Tadi ? Itu Jasmine"
"Pacar ?"
"Bukan kok ,calon he he he "jawab irfan bercanda
Wajah aisyah tampak berubah "kok nggak pernah cerita ? Kenal dimana ?"
Irfan pun lalu menceritakan kejadian tadi malam ketika ia melihat jasmine kemudian aisyah hanya bisa menganggukan kepalanya seraya mendengar irfan bercerita
****


Ramai dan berisiknya suara kendaraan yang berlalu lalang membuat jasmine yang sedang berdiri di sebuah halte mengeluarkan handset nya dan memakaikan di telinganya
"Jasmine " teriak irfan tetapi jasmin tidak menghiraukan nya
"Jasmine ?" Irfan mendekat dan menepuk pundak jasmine " jasmine ?"
"Irfan "jasmin memcabut handset nya "ngapain disini ? Bukan nya jam 10 sibuk "
"Ia sibuk ,makanya gue nggak bisa nemenin lu jam segini "
"Emang lu mau kemana ?"
"Kalo lu ?"
"Kok nanya balik sih"
"TOKO BUKU " jawab mereka serentak dengan tiba tiba mereka pun terdiam lalu berkata lagi "SAMA DONK" mereka pun terdiam lagi ,gara-gara mengucapkan 2 kalimat yang secara bersamaan terus
"Bus nya dah datang tuh"
****
"Fan liat deh novel remaja ini ? " Jasmin teriak-teriak kecil seraya berjalan menuju ke arah irfan yang sedang membaca buku tentang komputer untuk dijadikan bahan skripsinya "fan menurut lu gimana novel ini ?"
Irfan meraih buku yang di tangan jasmin dan dibacanya judul novel tersebut "Ada Cinta Di Halte ? Judulnya sih lucu pasti ceritanya seru "
"Pasti kaya kita "jasmine keceplosan lalu mereka berdua terdiam dan jasmine pun menjadi salah tingkah sehingga berjalan mundur menjauhi irfan sejenak
"Jasmine buku-buku gue udah dapet nih" irfan kembali mendekati jasmine sambil memegang beberapa buku "buku lu ?"
"Udah nih " jawab jasmine simple sambil menujukan bukunya
Kemudian mereka pun kembali ke halte,di tengan teriknya panas matahari mereka berdua berdiri sesampingan,dengan reflek tangan jasmine merangkul tangan irfan,irfan yang tengah berdiri menjadi kaget dan terdiam
"Cangcimen Cangcimen "
"Yang haus yang haus yang haus"
Terdengar pedangan asongan yang mendadak lewat di depan mereka,kemudian irfan melepaskan tangan jasmine dari tangan nya
"bang Air bang "teriak irfan kemudian pedagang asongan itu mendekat "mau berapa mas ?"
"Dua botol aja bang ,ini uangnya "
"Terima kasih "
Kemudian pedagang asongan tersebut pergi disitu ,tangan jasmine kembali merangkul tangan irfan "minum dulu nih ?" Irfan memberikan air tersebut kepada jasmine lalu jasmine melepaskan tangan nya lagi dan meraih botol tersebut
"Bus nya dah datang"ujar irfan tetapi jasmine hanya terdiam hingga memasukin bus secara bersamaan
****
Hari terus berganti dengan hari hampir sebulan mereka kenal ,Irfan dan Jasmine pun semakin akrab,benih-benih cinta pun mulai tumbuh,terlihat dari pancaran mata keduanya,apalagi Jasmine yang ternyata menyimpan rasa semenjak kejadian malam itu tapi jasmine makin kesini makin jaga jarak kepada irfan ,semenjak Aisyah menemuinya di Kantin Kampus
"Jasmine boleh gue duduk ?"
"Aisyah ? Ya silahkan syah"
"Mine,gue mau tanya , lu ada rasa kan sama irfan ?"
"Maksudnya ?"
"Udah gini mine,gak udah belagak pilon,gue mau nanya ama lu secara baik-baik ,lu ada rasa ama irfan ?"
"Suka ? Iya gue suka ama irfan . Terus ?"
"Mending lu lupain aja deh,karena gue lebih dahulu kenal irfan dibandingkan lu mine"
"Terus ? kan kalian sahabatan ?"
"Ya mungkin sahabatan sih sekarang,tapi gue yakin kok Irfan suka ama gue"
Dada Jasmine kemudian berdesir kencang
"Permisi syah,gue mau cari materi skripsi dulu"
Jasmine lalu beranjak berdiri dan meninggalakan Aisyah sendiri kemudian semenjak saat itu jasmine selama seminggu berusaha jaga jarak dengan irfan
Irfan yang tengah berjalan sendiri di depan halaman kampus nya kemudian melihat Jasmine,yang kebetulan jasmine pun melihat irfan,tapi disitu irfan menjadi yakin jika jasmine memang berusaha menjauhinya
"Jasmine ,jaas ,jasmine " teriak irfan kemudian berlari menghampiri jasmin dan meraih tangan nya
"Maaf fan,gue tadi nggak denger"
Dalam hati irfan penuh dengan kecurigaan,dengan sikap jasmine yang sekarang ini " lu kenapa sih jas ? Gue ada salah ?"
"Apaan sih fan !! Nggak ada kok yang berubah,maklum minggu ini kan gue lagi sibuk-sibuk skripsi pan "
"Oh kalo gitu ,ke kantin yuk ?" Ajak irfan tapi belum saja jasmine menjawab ya atau tidak ,dengan cepat irfan menarik tangan jasmin ke kantin
****
Di temani dua gelas jus alpukat,irfan yang tengah asik menatap jasmine yang sedang mencoret-coret bukunya membuat ia tersenyum senyum sendiri
"Kenapa sih fan ,senyum senyum sendiri ? Ada yang lucu ?"
"Nggak kok jas"jawab irfan kemudian memegang tangan jasmine "jas gue mau ngomong sesuatu ama lu ?"
"Lu nggak laper fan ? Cuma minum aja"
"Nggak jas"jawab irfan lagi "jas gue mau ngo"
Potong jasmine "eh liat deh baju Jas cowok ini,yang baru gue buat"
"JAS~Miieeeen"
"Irfaaan "
"Jasmin !"
"Irfan!"
"Jas,gue serius gue mau ngomong sesuatu"
"Ini jas nanti lu pake ya,kalo lu nikah fan"
"Jasmine" irfan menepuk jidatnya kemudian memegang jidat jasmine "lu kenapa sih jas ,dengerin gue dulu ,siapa juga yang mau nikah"
"Kan gue iseng-iseng aja fan"
"Jasmin sebenernya gue "
Jasmine memotong pembicaraan irfan "sebenernya lu mau curhat ya ? Udah curhat aja"
"Gue suka ama lu "
Jasmine terdiam lalu berdiri
"Jas lu kenapa ?"
"Gue nggak bisa pan,gue udah jadian sama pacar gue semalam"
"Haloo boleh gabung ?" Tiba-tiba aisyah muncul di tengah-tengah mereka kemudian jasmine pun pergi meninggalkan mereka berdua,disitu irfan hanya bungkam dan terdiam,entah apa yang dirasakannya saat itu hanya irfan lah yang tau,sementara disisi jasmine ia harus membohongi prasaan nya sendiri dan berpura-pura jikalau ia sebenernya sudah punya pacar
***


Malam itu di sebuah halte,tempat dimana saat mereka berkenalan,jasmine berdiri sendiri sambil mengusap air matanya di tengah derasnya hujan yang menyelimuti dirinya dengan kedinginan
"Jasmine" teriak irfan berlari dengan menggunakan payung nya yang saat itu pernah ia gunakan untuk memayungi jasmine pada malam dimana mereka berkenalan
Jasmine menaiki bus yang berhenti di depan nya ,sementara irfan masih berlari menuju halte
****
Siang itu Jasmine bergegas ingin ke toko buku,mencari beberapa bahan untuk skripsinya
"Jasmine mau kemana ?" Ujar shamy selaku Kakanya Jasmine
"Mau ke toko buku ka ?,kaka gak kerja ?"
"Nggak dek,oh iya kakak ikut kamu ya,sekali kali"
"Tapi jasmine mau ke kampus dulu kak,mau cari materi di perpustakaan dulu"
"Oh nggak apa-apa "
"Yaudah ayo,naik apa nih ? Motor kakak atau ?"
"Naik bus aja kak"
"Sip lah"
***
Hari mulai terik ,panas matahari saat itu berhasil menjatuhkan puing-puing kringat yang berjatuhan dari dagu irfan,tapi semuanya menjadi lebih panas ketika irfan melihat jasmine bersama seorang pria,jasmine yang saat itu berjalan dengan shamy,pun melihat irfan bersama aisyah ,kemudian aisyah merangkul tangan irfan,tak mau kalah jasmine merangkul tangah shamy dan langsung menuju ke perpustakan
"Itu pacarnya jasmine ? Manis juga"
"Apaan sih syah,lepas deh"
"Irfan !"
****
Waktu menujukan pukul 02:00 ,langit mulai bersahabat,matahari yang di lindungi tebalnya awan,membuat cuaca sore itu tidak begitu panas,irfan yang berdiri di sebuah halte depan kampus,melihat jasmine tengah tertawa bersama pria yang ia lihatnya tadi lalu menggandeng tangan nya sama persis ketika jasmine merangkul tangannya irfan saat di halte depan toko buku,
Bus berhenti di depan irfan kemudian jasmine pun bersama kakaknya menaiki bus,tapi saat itu irfan hanya bisa melihat dengan rasa sesak di dada melihat semuanya,bahkan hingga bus jauh meninggalkan nya ia hanya bisa terdiam di halte,lalu kakinya berarak maju dan melangkah tanpa ia sadari ia memasuki jalan saat itu
"Bruak"
Kecelakan sore itu membuatnya lumpuh dan tidak bisa jalan, Aisyah yang saat itu tengah menuju halte dengan cepat berlari ke arah irfan dan berteriak meminta tolong ,hingga akhirnya irfan dilarikan kerumah sakit terdekat
***
Sementara beberapa hari di kampus Jasmine tidak pernah melihat Irfan lagi,hatinya mendadak kosong dan bersalah,serta Aisyah yang tak terlihat lagi karena fokus menemai irfan yang tengah dirawat di rumah sakit
"Fan,aku rasa jasmine harus tau " tiba-tiba saja Aisyah berkata seperti itu,karena ia merasa bersalah atas kejadian yang menimpa irfan,seandainya saat itu ia tidak menemui Jasmine ,mungkin kejadian nya tidak seperti itu
"Aku bener bener egois,irfan ini sahabat ku,kenapa aku bisa bertindak bodoh seperti itu sih,cuma lantaran aku diam-diam menyimpan rasa kepada irfan"dalam hati aisyah terus beradu dan berkecambuk tak menentu seakan-akan panah rasa bersalah terus mengujam nya hingga air matanya menetes
Irfan mengusap airmata aisyah "syah kamu nggak usah nangis gitu ah,soal jasmine .aku mohon banget sama kamu ,jangan beritahu apa yang telah menimpaku" ujar irfan "kini jasmine sudah ada orang yang mendampinginya,mungkin ini memang udah jalan ku jas"
"Tapi fan "ucap aisyah lalu irfan mencoba memotong perkataan aisyah " kamu sahabatku kan syah ? Aku mohon jangan pernah cerita apapun kepada jasmine"
Aisyah mengangguk pelan ,kemudian ia mengelap airmatanya dengan jilbab merahnya yang ia kenakan itu
****
Sidang telah dimulai ,irfan pun mengikuti sidang dengan menggunakan kursi roda saat itu di temani aisyah disampingnya,sementara jasmine sampai saat itu tidak pernah mengetahui kabar irfan lagi,nomor hape serta jejaring sosial irfan yang berhubungan dengan nya pun ,semuanya mendadak hilang
Hingga akhir mereka semua lulus dan wisuda ,jasmine tidak pernah ketemu apalagi tau irfan dimana,berkali-kali ia berusaha menemui dan mencari Aisyah juga untuk mencari kabar irfan,ia pun hanya mendapat hasil Nol besar saat itu..
***
Lima tahun telah berlalu,irfan akhirnya dengan semanggat gigihnya ia pun bisa kembali berjalan lagi semenjak 1 tahun yang lalu ,kini ia bekerja di sebuah perusahan ternama di Bandung dengan jabatan yang lumayan penting di perusahaan tersebut,sementara Jasmine memiliki sebuah Butik besar juga di daerah Jakarta selatan yang baru ia rintis satu bulan yang lalu,tapi dilihat perkembangan butiknya sangatlah cepat hingga saat ini jasmine berhasil menjadi wanita karir
"Fan, berhubung gue mau nikah dengan lucky ,minggu depan anterin gue fighting baju"
"kenapa gak sama lucky syah ?"
"Aduh irfan,dia sibuk katanya,ngrusin inilah itulah ,banyak deh alesannya,"
"Yaudah boleh,nanti gue anterin,tapi lu izin dulu sama lucky takut nanti dia cemburu lagi "
"Mana mungkin lucky cemburu ,kan lu sahabat gue ,oh ya fan ,gue mau cerita soal jasmine"
Irfan terdiam ,ia kembali mengingat jasmine wanita yang pernah ia cintai di masa lalunya itu,sejujurnya hingga saat ini ,ia masih ada rasa terhadap jasmine,sementara rindu yang ia simpan di dada cukup lama seolah-olah menjadi bom waktu yang akan meledak dan memporak porandakan pikiran nya
"Fan sebenernya dulu" Aisyah mulai berbicara dan meceritakan semua yang pernah ia lakukan ke jasmine ,hingga air matanya menetes "aku minta maaf pan"
Irfan terdiam dan kecewa tapi dengan fikiran yang menurutnya dewasa ia pun berusaha membuat aisyah bersedih "sudah lah syah,semuanya udah berlalu,jujur aku kecewa ,tapi ya gimana lagi ? Semuanya sudah terlanjur,aku marahpun itu nggak membuat jasmin ada disampingku"
"Tapi fan"
"Sudah lah syah ,senyum donk" lalu tangan irfan mengukir senyum dibibirnya aisyah
"Apaan sih fan"aisyah kemudian tersenyum
****
Seminggu telah berlalu ,waktu yang dijanjikan pun telah tiba ,irfan bersama aisyah mengunjungi butik tempat aisyah akan melakukan fighting baju walaupun lumayan jauh
"Disini syah ?"
"Ia kata alamat yang dikirim si ka lucky sih disini "
"The Jas'Fan Fashion ,namanya unik syah "ujar irfan lalu melihat dari luar butik tersebut,ada sesuatu yang membuatnya merasa aneh ,yah tampilan display patung tersebut dua pasangan patung yang menggunakan baju penganting yang berdiri di sebuah dekorasi yang menyerupai halte tersebut membuat ia teringat sesuatu "jas itu ?" Ia berfikir sejenak "jas itu mirip jas yang pernah Jasmine gambarkan saat aku ingin menembaknya
"Fan ayo kita masuk"
Jantung irfan bedegub kencang,kakinya berlahan masuk ,aisyah melihat seorang karyawati butik dan menghampirinya
"Maaf mba,saya aisyah ingin melakukan fighting baju,calon suami saya sudah melaksanan janji sama yang punya butik ini"
Kemudian karyawati tersebut memasuki ruangan pemilik butik tersebut
"Permisi bu , ada yang mau fighting baju pernikahan katanya sih sudah ada janji dengan ibu"
"Oh ia, suruh mereka masuk "
Aisyah dan irfan pun lalu beranjak memasukin ruangan pemilik toko tersebut
"Pemisi "ucap aisyah lalu membuka pintu dan masuk bersama irfan
Suasana menjadi henting,udara yang ber AC mendadak lebih hangat,kaki aisyah dan irfan mendadak kaku,lalu mereka berudaha duduk di depan meja kerja pemilik tokok tersebut,
Irfan yang saat itu hanya terdiam tanpa terkedip,mencoba mencairkan suasana
"Jasmine ?"
"Ir ... Ir .. ir"suara jasmine terdengar terbata-bata "irfan"
Aisyah saat itu terdiam
Lalu jasmine berdiri di depan mereka dan mencoba prefisional
"Jasmine ?"
"Oh iya saya lupa,kalian apa kabar ?"Dada jasmine seperti tertusuk jarum yang amat panas saat itu
"Allhamdullilah baik" jawab mereka serentak
"Kalian kapan rencana mau nikah nya ,tanggal berapa ?jadi yang buat janji sama saya itu kamu ya fan,kenapa nggak bilang,saya bisa memberikan kalian baju di depan sana,yang saya displaykan untuk kalian secara free,karena baju jas itu saya buat khusus buat kamu dulu"
"Jasmine ?"
"Udah lah fan,kalian kesini mau fighting kan ?"
"Saya saja mine "ucap aisyah
"Kamu syah ? Lalu irfan ?"
"Irfan hanya menemani saya mine,yang ingin menikah saya dengan lucy,calon suami saya mine,bukan irfan dengan saya,boleh kita bicara sejenak sebelum figting baju"
Jasmine terdiam dan lalu mengagguk pelan
"jasmine ,saya minta maaf yang atas yang perah saya katakan dulu,gara-gara saya kamu menjauhi dan jaga jarak terhadap irfan,apalagi kejadin dikampus ,ketika di halte kamu bersama pacarmu,irfan mengalami"
Irfan memotong pembicaraan aisyah" Aisyah !"
"Fan jasmine harus tau fan,"
"Tapi syah "
"Udah fan,kamu masih suka kan sama jasmine,kamu masih ada rasakan dengan jasmin,aku tau itu semua fan"
Irfan terdiam sejenak ,kemudian aisyah menceritakana yang pernah terjadi terhadap irfan,disitu terlihat jasmine hanya bisa meneteskan air matanya kemudian irfan berdiri dan berjalan menuju kepintu
"Fan"ucap jasmine lalu mendekat
Jasmine memeluk Irfan dengan airmata yang membasahi pundak irfan,
"Fan aku minta maaf pan,kenapa kamu nggak pernah cerita kalau kamu kecelakaan ?"
"Untuk apa jas ,bahkan saat itu kamu bersama lelaki itu,untuk cemburu pun aku sudah tidak punya hak,apalagi menceritakan semua yang terjadi padakau,ada hak apa aku !"
"Tapi fan dia itu "
" Kreaaak" pintu dibuka "jasmine mama minta tol " ucap shamy kakaknya jasmine sambil membuka pintu " Long" dan melanjutkan perkataan nya yang tertunda karena melihat jasmine yang sedang memegang tangan irfan
"Fan ,ini kan lelakki yang kamu lihat waktu di kampus?"
Irfan mengangguk
"Iya saat itu aku berusaha menggandengnya,supaya kamu cemburu dan menjauhi aku,tapi saat itu aku melihat kamu bergandengan dengan aisyah"
"Ada apa ini ?" Ucap shamy bingung
"Dia ini kakak ku fan,kakak kandungku !"
"Irfan ? Ini irfan yang sering kamu ceritakan dek ?"
Kemudian shamy menarik tangan irfan untuk duduk ,lalu menceritakan setiap titik demi titik pejuangan jasmine untuk bertemu dengan irfan,mencari kabar irfan,bahkan nama butiknya itu Jas'Fan diambil dari kata Jasmine dan Irfan saking sayang nya
Kemudian Jasmine dan Irfan berpelukan melepas rindu ,
Irfan yang semua ragu atas penjelasan shamy kemudian menoleh ke arah jasmine ,rasa keraguan itu hilang,dan ia melihat aisyah sejenak dan saat itu aisyah mengagguk pelan..seketika suasana hangat tersebut sirna menjadi kedinginan cinta mereka yang kembali.

Bicara Soal Mimpi

Minggu, 20 April 2014
Waktu 12.25 Siang

Bicara Soal Mimpi



Oii Oii Oii, ketemu lgi guys, [nyanyi] Jumpaaa lagiiii .... dengan akuu disini ... Jumpa lagii ...
Hehe :) Jangan Bosen” yaa baca curahan gua, insAllah ada manfaatnya, kok.
pernah denger ini ? “kita jumpa lagi dalam acara, Tralaalaa Triliilii ...” wkwkwk acara jadul bgt itu, gua aja kagak tau kyk gimana haha :D tapi baru gua tau Setelah Si Pemimpi ini membeberkan, bahwa acara itu salah satu awal Karier dirinya, hingga sekarang menjadi Diva dan Superstar yg masih berusaha mewujudkan mimpinya, udah tau kan siapa ? Hah ? masih gak tau ? ya udah anggap aja Tau hehe :) Yups, Agnez Mo !

Terkenal dengan jargon.a “ Dream, Believe, and Make it Hapen” : “Mimpi, Yakin, dan Buat itu Terjadi” ... :D gua suka bgt jargon.a disamping cara dia menyalurkan mimpinya, yg dimata orang terkesan kontroversional *dlm artian Positief yaa ! dan mengundang Bullying. But is Not About it ! bukan itu yg ingin dia perlihatkan. So ? huh yang gua Baca itu, Semangat nya ! gua Suka Semangat dia ! :D
Betewee soal Mimpi. Semua orang pasti punya mimpi kan ? :) dan selalu bermimpi ...
*Mimpi disini dalam Konteks, Positif yaaa bukan mimpi Buruk ato Mimpi *tuuuuuuut #Sensor :D
Dan semua orang tau tentang Mimpi, Mimpi ituuuu Adalah Sesuatu yang Indah :) Positif, baik, dan sebuah Kesuksesan kita yang “ingin” sekali kita raih dalam hidup ini...
 
Semua yang merasakan Mimpi. Iya kan ? :) berawal saat kita Tidur, saat jiwa kita di jaga dan di pegang Tuhan, Dia memberi kenikmatan merasakan Alam yang Indah yg tidak terbayangkan sebelumnya, Dimensi Ajaib yg membuat Jiwa kita menari-nari dalam kebahagiaan. *Mantaaapp :D Mimpi akan Hal baik :) Setelah itu, kita terbangun ... *
Lalu Mimpi itu terbayang dan tak terlupakan, sehingga ingin sekali kita wujudkan, dan Jadilah suatu IMPIAN :)

Nah, disini yang menjadi pertanyaan... setelah kita terbangun....
Apakah kita Cuma membayangkan saja Mimpi itu?
Apakah mimpi itu sebatas keINGINan ?

-----------------------> .:*:. <------------------------- br="">

Dua pertanyaan tadi Cuma hati mu yg bisa menjawabnya, selebih.a gua percaya dan menghargai apapun yang menjadi jawaban kalian guys ... #SenyumLebar :D
Disini Gua ingin bicara soal motivasi, jika kalian masih ragu, dan bingung apa yg ingin kalian jawab ...
soal porsi bicara disini gua bukan orang bijak, semahir Nabi, Mario Teguh, dan org” yg sukses yang sedang membagi Nasehat Kesuksesan dan Keberhasilan.a soal mimpi...
Tapi gua sebagai manusia biasa sama seperti kalian yg ingin berbicara Positief dan memiliki Naluriah untuk membuat diri Gua, dan orang disekitar gua, LEBIH BAIK. :) *asssoooyy dah hehe
Ok, Back to the Topic. Tentang Mimpi,


Dari pertanyaan setelah kita tertidur, lalu bermimpi, lalu bangun, “Apakah kita Cuma membayangkan saja Mimpi itu ?”
1001 dari 1000 survey menyatakan Tidak ! *loh kok 1001? #kan terhitung dgn Gua !! Gua juga Pemimpi Keless -_-

Iya siiihh di Mulut ngomong Tidak, Aktualisasi nya gimana ? #jiiiaaah lu kyk engga gitu aja ? wkwkwk
Iya, klo menurut gua lakukan aja dulu dari yg termudah yaitu Bicara ! iya bicara Tidak dulu hehe :D selebih.a kan beda pertanyaan itu gimana Pribadi masing-masing :) ...

Dari pada banyak basa basi langsung aja, klo menurut Gua ! *sebenar.a gua Kutip dari Guru gua hehe tenang entar di Ending pake CR kok wkwkwkw :D :D :D (CR: Sumber)

“ Jika mimpi itu sekedar dibayangkan, dilamunkan, itu jadi nya Angan, tapi ...
Jika mimpi itu kamu usahakan maka, itu jadi nya baru Impian, :) “

So, guys ayooo donk, bangun ! bangun dari tidurmu, bangun dari bayang-bayang Impian mu itu, pilihan ada ditangan kamu apakah Mimpi itu akan menjadi Angan, yang Cuma melayang-layang melintas katulistiwa menjadi fatamorgana *jiiiaaahh Syahrenong kali ah :D atau kamu Usahakan menjadi Sebuah Impian, pasti.a donk Impian itu jika di Usahakan pasti Terjadi :) jangan khawatir mau gimana kedepannya, mau kyak gimana eksekusi Ending.a .... *Kita serahkan pada Tuhan, jika Rasa Usaha kita itu Cukup, Yaa Robb pasti Mewujudkan Mimpi kita dari Doa dan Usaha yg kita Lakukan :) Tak ada Hal Positief Berakhir Sia Sia :) #Senyum3Jari
Lajuuuttt Fannnnn !! Sipt dahh :)



Ok, selajut.a “Apakan Mimpi itu Cuma sekedar KeINGINan ?”
Menurut cerita orang-orang sukses yang berhasil mewujudkan mimpinya, jika kita liat apakah Impiannya itu sekedar Keinginan ?? Kayaknya ENGGAK dech !
More Than it !

Semua juga pasti merasakan perjuangan meraih Impian itu ga mudah, banyak Godaan, Banyak hal-hal yg membelokan impian kita, Banyak Pengorbanan yang harus dilakukan, bahkan ada yg Putus ditengah jalaaannn :’( ....

Bagaimana Mereka Orang sukses bisa meraih mimpinya ? Menurut Buku yang Gua Baca, meski mereka ga bilang secara gamblang Cuma ngomong, “Ayoo Bermimpilah!! Wujudkan Impian Mu ! Hidup Berawal dari Mimpi !!” *Meerdeka !!! Merdekaaa !! Merdeka !!! Turunkan Harga Pecin !! wkwkwkwk *Heboh Sendiri lu -_- .... Hidup Berawal Dari Mimpi ? *Kayak Blog Tetangga ! ehehehe :D

Tapi dapat gua tarik Kesimpulan, bahwa mereka Tidak Serta Merta, membuat Impiannya sekedar Keinginan, Tapi menjadikan Impiannya sebuah KEBUTUHAN, sehingga Impian nya itu benar-benar menjadi Sebuah Pedoman dan Tujuan berarti, seperti Lentera yang Menerangi Kegelapan Malam Temaram menapak sunyi tanpa bintang *jiiaaah kyk lagu aja :D

Begitulah mereka menjadikan Impian itu di atas segalanya yaitu Kebutuhan, bagaimana pun orang berkata, bagaimana pun kondisinya, bagaimana pun nanti hasilnya, pasti Tetap Istikomah, Tegar, dan Konsisten, sehingga menjadikan Ikhtiar, dan Doa nya itu lebih dari sekedar sebuah Keinginan.
Begitu katanya Guys, ngerti kan ? #OOOOHHH Gituuu Toh, Gua juga baru paham kok, :) insAllah .... Bismilahh ajaa welahh ...

-----------------------> .:*:. <------------------------- p="">
Supaya Lebih Simple yaa...
Mewujudkan Impian itu kita analogikan seperti Pohon,
dengan Keberhasilan, Kesuksesan sebagai Buah Manisnya,
  1. Untuk menanam Pohon kita Perlu kan Bibit atau Benih, iyaaa kan ?? *Ga Percaya ? coba cek buku Biologi kamu ! *Ada Dikotil, Monokotil wkwkwwk *Aduuuuhhh inget IPA :D haha
  2. Lanjuut cung, iya jadi Benih Terbaik itu, kita ibaratkan Mimpi, Cita-Cita, dan Tujuan Hidup kita. #Teruss ?
    *Untuk menanam Benih, Pasti perlu sesuatu kan ? #Iyaaahhh di Pot ! bener kan ? #Jitak sebelum itu Peak !!! oh iyaaa Tanah Ato Lahan hehehe :D :D
  3. Yups, Kita Tanam Benih itu di Lahan Terbaik kita, Lahan itu adalah Pikiran Positif kita :)
    *Kenapa Di pikiran Positif ? kenapa tidak di Hati ? Hati ku dan Hati mu ? *Jiiaaah malah Gombal lagi wkwkwk -_- Karena Pikiran Positief kita akan membawa Impian kita, menyalurkan pada hati akan Keyakinan, mengasah pada Mental akan Perilaku dan menggerakan Tubuh agar siap Bertindak.
  4.  Setelah itu, kan pohon Tumbuh tuh pasti perlu dirawat, disiram, dan dipupuk, Begitu Pula impian kita harus dirawat agar tidak mati, tidak hilang, tidak lupa, dengan Cara Terus Berusaha, berdoa, dan para pemimpi lain malahan menuliskan mimpi-mimpi mereka agar selalu termotivasi dan ingat. Disinilah yang paling Sulit, Manis atau Masam nya Buah dari Impian kita tergantung, di
    Point ke empat ini. *Kita Kembalikan pada Pembaca sekalian, saya sealaku ketua RT Cuma mengingatkan, karena itu Fitrah manusia Mengingatkan hehehe :D
  5. Nah yang terakhir setelah Pohon Kita besar, Impian kita berkembang maka kita akan mendapatkan Buah Manis dari Mimpi kita :)

Yaaaa, begitulah Guys, Motivasi Soal Mimpi, menurut Gua *inget Guru juga ! jika kita Bicara Soal Mimpi, Ayooo Bermimpilah, Bangun lah, Usahakan lah, dan Terjadilah ...
Jika ada yg masih, keki dengan kata-kata gua, dan berpikir ahh, Ngomong mah Gampang ...
Sekali lagi gua Jawab, “Mulailah dari yang paling Mudah, yaitu Bicara ! selebihnya aktualisasi dan tindakan itu milik kamu, milik masing-masing, Gua Cuma Mengingatkan Saja semoga Kamu termotivasi”

Begin from words, the Act and more is Yours _irfanmuse
*mulai dari kata-kata, Tindakan dan Selebihnya itu milik mu
Klo kata Dosen gua yaaah ...
Stand Up, Speak Up, And Be Counted !
Berdiri, Berbicara, dan di perhitungkan ...

Ingat kita Punya Tuhan, Kun Fa yaa Kun !!! Jadi maka Terjadilah, Man Jada Wa Jada – Siapa bersungguh-sungguh pasti berhasil. Jangan Takut bermimipi, jangan takut akan apa yg terjadi pada mimpimu, sesungguhnya kita serahkan segalanya kepada Allah swt agar mimpi kita senantiasa terjaga. Amin

Terima Kasih Guys, yang Sudah baca Artikel ini, mungkin selebih.a ada Curahan jugaa yaa, tapi jika ada salah-salah kata mohon dimaklumi, Gua Cuma manusia bisa yg tidak sempurna yg bla bla bla ... *heuuleuuuh mulai deh -_-
Gua Tutup dengan Quote :
“Ini bukan soal apa Mimpi mu, tapi ini soal Bagaimana Wujudkan Mimpi itu”

Jangan Lupa Komentarnya, taut balik ke blog gua, dan Shared, Ok, bye ! :)

(Curahan) Sendiri Dalam Sepi


Sabtu, 19 April 2014
Waktu 09.42 Pagi




Halo dear, gua mau sharing sesuatu moga aja bermanfaat yaa, meskipun cuma baca curahan gua, but, i need something to share ...

Format diary, :) heeemm yah, bisa jadi, lu baca kan tadi jam 9.42 yups pagi hari, tapi sabtu pagi ini seperti ada yang hilang, gua Cuma di temenin laptop, sambil memutar lagu-lagu nyatai coveran Boyce Avenue..

pagi ini rasanya pengen gua mengetik sesuatu, sebelum gua ngampus jam 12 siang nanti, oh iya tdi gua bahas, :( “seperti ada yg hilang” ... iyaahh, sabtu ini gua sendiri di rumah, ayah kerja, ibu pergi keluar katanya mau ke kantor pos, sekalian bayar tagihan listrik ...

entah lah, pagi ini gua bosan sekali, lagi malas ngerjain tugas *emg lagi gada tugas, HP gua rusak jadi sepi aja gada bunyi-bunyian telpon atau sms masuk, liat acara tv ya gitu-gitu aja, Online ? iyaahh memang rame tapi itu Cuma Maya, tanpa aktifitas dan Cuma lagu-lagu nyantai dari Lepi gua ..
iyaahh sekali lagi gua Sendiri dalam Sepi, *weesss bagus nih buat judul puisi ... hemmm entar gua bikin ah ...

gua pengen sharing sesuatu, entah kenapa ya semakin kita dewasa, gua rasa semakin kita hilang akan keceriaan :) ... yups, umur gua 19 dan sekarang gua udh kuliah semester 3, teman kampus berbeda dengan teman SMU dulu yaa? *sbenar.a gua SMK. ... tak ada satu pun teman kampus yg klop banget dengan gua, semua berjalan masing-masing, dengan sesuatu yg nama.a Otority dan Tanggung Jawab ...
tapi sungguh, gua kangen dengan kecerian dulu, saat gua sd, smp, lalu masa putih abu, masa-masa itu berlalu begitu cepat, saat-saat ceria canda tawa, jenaka, nakal, kesal, bahagia, teman, cinta dan bebas skali lagi telah berlalu, mungkin karena gua menikmatinya kali yaa ?

beranjak dewasa segalanya berasa membosan kan yaa ? sebenarnya gua punya banyak teman tapi entah lah untuk saat ini gua serasa kesepian, sendiri ditengah keramaian ... orang boleh bicara ini itu, tapi tetap saja ku merasa sendiri dengan sebuah mimpi dan tanggung jawab, mungkin ini bukan saat.a menikmati keceriaan, gua harus merasa Bahagia dengan sebuah tanggung jawab dan impiian itu, karena mungkin ini lah Fase itu setealh usia.a lewat 20 pasti akan berbeda sekali sekrang saja... gua sudah merasakan tanda-tanda.a... sekali lagi masa itu sudah berlalu...
Rasa Sepi ini, smoga saja hanya dlm jangka waktu yg singkat ....


baiklah soal karena gua berhasil nemuin judul yg cantik, “Sendiri dan Sepi”
gua temukan serangkaian kata-kata untuk melengkapi judul itu ...

jam dinding berdetik demi detik,
cukup aneh pagi ini terdengar keras berdetik,
samar – samar kebisingan dari luar jendela,
hanya menembus sedikit hingga ketelinga,
acara tv, tak bisa obati suasana hati,
hp yg mati, tetap lah mati...
tak kusangka ku Sendiri dalam Sepi ...

duduk termenung melihat tawa ceria dari kepalaku
melayang-layang angan dalam raga yg kaku
lamunan itu memberi senyum, dan terpaku
tersentak badan ini saat ku tau, itu masa lalu
seperti ini yaa Sendiri dalam Sepi...

bangkit dari kursi berjalan menyusuri ruangan
kusadari luas nya, ini, dengan sejuta kenangan
lantunan musik santai berpadu dalam kesunyian
meski pelan, tapi terbawa dengan angan.
mulai ku terbiasa Sendiri dalam Sepi...

yups, begitulahhh suasana Sabtu Pagi ini, tgl 19 April 2014, meski hanya berlangsung selama beberapa jam, karena saat.a aku keluar dan bertemu dengan manusia lain, menemukan secubit keceriaan :) dengan teman kampus, walaupun berbeda rasanya tapi ku harus terbiasa ...

Terima Kasih, Alll dear Reader :) isi kesendiriian mu, isi kesepian mu, dengan hal positif, mungkin dengan menuangkang.a diatas Pena dan Kertas, bisa jadi pilihan baik menurut gua.
Salam SATA untuk hari ini !
Sekali Antusias Tetap Antusias :D
#KeepFanMuse

8 Mei 2014

Itu Adalah ALLAH …

Selasa, 22 April 2014
Waktu, 18.28 WIB Senja

Assalamualaikum Wr. Wb
#ekhemm tumben pa aji, ucap salam ? hehe
*eh, jangan begitu sesama Muslim wajib ngucapin salam, dan membalasnya …
… :) oohh
*dan membalasnya …
… :D
*Bales Peak !!! :o
Walaikum Salam Warohmatulohi Wabarokatuh :) heheh *nah gitu donk :D
Sore ini, ifan habis solat magrib lalu ngaji, ehh, ada Broadcast Message Masuk, saat baca bener” pas nih momentnya :) *nyentug pisan hehe
Gua Pengen Shared nih, buat kalian … apa isinya :)…
Anda Penasaran?? Sama ! Gua Juga hehe *UyaPenyu Kali ahh :D :D
Ok langsung aja Cusss …
Gini pesan.a …

~ Pernahkah saat kau duduk santai dan menikmati harimu,
tiba-tiba terpikirkan olehmu ingin berbuat sesuatu kebaikan untuk seseorang ?
Itu Adalah Allah yang sedang berbicara denganmu dan mengetuk pintu hatimu (QS. 4:114, 2:195, 28:77)
~ Pernahkah saat kau sedang bersedih, kecewa tetapi tidak ada orang disekitarmu yang dapat kau jadikan tempat curahan hati ?
Itu Adalah Allah yang sedang rindu padamu dan ingin agar kau berbicara pada-Nya (QS. 12:86)
~ Pernahkah tanpa sengaja kau memikirkan seseorang yang sudah lama tidak bertemu, tiba-tiba, orang tersebut muncul, atau kau bertemu denganya atau kau menerima telepon darinya ?
Itu Adalah Kuasa Allah yang sedang menghiburmu,
Tidak ada yang namanya kebetulan (QS. 3:190-191)
~ Pernahkah kau mendapatkan sesuatu yang tidak terduga, yang selama ini kau inginkan tapi rasanya sulit untuk didapatkan ?
Itu Adalah Allah yang mengetahui dan mendengar suara batinmu yang kau taburkan sebelumnya (QS. 65:2-3).
~ Pernahkah Kau berada dalam situasi yang buntu, semua terasa begitu sulit, begitu tidak menyenangkan, hambar, kosong, bahkan menakutkan ?
Itu Adlah saat Allah mengizinkan kau untuk diuji, dan Allah ingin mendengar rintihan serta do’amu agar kau menyadari akan keberadaan-Nya …
Karena DIA tahu kau sudah mulai melupakan-Nya dalam kesenangan (QS. 47:31, 32:21).
Jika kau peka, akan sering kau sadari bahwa KASIH dan KUASA ALLAH selalu ada di saat manusia merasa dirinya tak mampu.
Apakah kau pikir tulisan ini hanya iseng terkirim padamu ? Tidak ! sekali lagi, TIDAK ADA YANG KEBETULAN …
Beberapa menit ini tenangkanlah dirimu, rasakan kehadiran-Nya.
Dengarkan suara-Nya yang berkata : “Jangan Khawatir, AKU, disini bersamamu” (QS. 2:214, 2:186)
BlZYdDWCEAA3vpQ.jpg large

hemm, begitulah Dear, Ifanatic dan sluruh  pembaca sekalian… gua sendiri tiba-tiba merenung setelah baca pesan ini :) semoga ini juga terjadi padamu iya? :)
ok, cukup sampai sini, jangan lupa komentarnya yaa.. Oh, Iya yg Paling Penting SEBARKAN Pesan ini kesemua Saudara SeIman dan SeMuslim kita ya :)
Bye, Wassalam…
Salam SATA *Sekali Antusias Tetap Antusias :D
Ifan :)

“Kisah Polisi Yg Menilang Sahabatnya”


Disuatu Perempatan Jalan, tepat saat Lampu Merah sedang menyala, Sebuah Mobil Menepi, karena Ditahan oleh seorang Polisi Lalu Lintas yang hendak menilang mobil tersebut.

Priiiiit………!! Prittttt …. !

“Tolong tunjukkan SIM nya! “ Kata polantas.

Dengan wajah kesal si pengemudi berkata “Maaf pak, saya tau salah menerobos lampu merah, tapi tolong pak jangan ditilang, saya buru-buru karena anak saya ultah”.
Sambil cemas pengemudi yang bernama Ari itu menatapi wajah polisi tersebut, yg ternyata adalah teman SMA.

“Lho… kau kan si Tono, kita temen SMA dulu!” Sambut Ari dengan nada lega, tapi Tono si Polisi tersebut hanya senyum sambil tetap bersikukuh meminta SIM si Ari.

Dengan wajah kecewa Ari pun memberikan SIM nya kemudian langsung masuk kedalam mobil nya & menutup kaca pintunya rapat-rapat. Sementara Tono menulis sesuatu dikertas tilangnya.

Beberapa saat kemudian, Tono mengetuk kaca pintu mobil Ari. Sambil memandangi wajah Tono penuh kecewa, Ari pun membuka kaca pintu mobilnya hanya sedikit aja, maksud hanya cukup untuk slipkan kertas tilang aja. Tono pun memberikan kertas lewat kaca yg terbuka hanya skitar 2 CM itu lalu pergi tanpa kata.
Sambil menggerutu, kesal, Ari membuka kertas tersbut, tapi…

“Hei,apa ini? kenapa SIM saya dikembalikan? dan ini kertas apa! ” Gumam Ari.

Segera Ari membuka kertas pemberian Tono tersebut dan ternyata Tono tidak menilangnya, tp justru menulis surat yg isinya:

“Hai Ari, kau tau ga, dulu saya punya anak satu-satunya yang meninggal ditabrak oleh Penerobos Lampu Merah. Pengemudinya dihukum 3 bulan. Setelah bebas ia dapat berkumpul & memeluk anak nya lg. Sementara saya… saya tidak dapat melihat apalagi memeluk anak saya lagi. Beribu kali saya mencoba untuk maafkan Pengemudi itu tapi tidak bisa.
Maafkan saya Ari, kau hati-hati dijalan, tetap salam buat keluargamu & Selamat Ulang tahun buat anakmu !

Langsung Ari pun keluar dari mobil nya hendak jumpai Tono, tp dia sudah tidak ada di Pos nya.
Sepanjang jalan mengemudi, perasaan hati Ari tak tentu, berharap kesalahannya dapat termaafkan.
Tak selamnya pengertian kita sama dengan pengertian orang lain. Terkadang Suka kita, justru Duka buat Orang lain …. (-̩̩̩⌣́_⌣̀-̩̩̩)

Tinggalkan Komentar, Apa Pendapat anda ? ^_^

29 Apr 2014

[UnOfficial] Album Digital Exclusive Remake Mega Hits 7 ICONS 2014


1. [UnOfficial] Album Digital Exclusive Remake 2014 : Mega Hits 7 ICONS volume 1.

- Data :
Album : Mega Hits 7 ICONS volume 1.
Artis : 7 ICONS
Tahun : 2014
Sifat : Digital | Remake and Remix
Jumlah Track : 9 Lagu
Genre : Pop, Dance, Elektropop, Blues, Band, Traditional

Repackage by @irfanmuse
Buy : Free
Download Full Album



* Track List :
- Playboy New Version Mix Baliness Dance
- Cinta Cuma Satu (Mix Korean)
- Cinta 7 Susun (New Version)
- Jealous 2 (Dance Version)
- Feliz Navidad (Beat-up Edited)
- Tahan Cinta (New Version)
- Cinta Cuma Satu Feat SMASH

*Bonus Track :
- Live Sing Manuk Dadali
- Medley Eksklusif Korea 2012





Free Download Here :
Via 4shared : http://www.4shared.com/rar/meO06rCzba/Mega_Hits_7ICONS_vol_1.html

Via MediaFire : http://www.mediafire.com/download/wz1d8oo9kqzq06y/Mega_Hits_7ICONS_vol._1.rar


2. [UnOfficial] Album Digital Exclusive Remake 2014 : MEGA HITS 7 ICONS volume 2

- Data :
Album : Mega Hits 7 ICONS volume 2.
Artis :
7 ICONS
  Tahun : 2014
Sifat : Digital | Remake and Remix
Jumlah Track : 12 Lagu
Genre : Pop, Dance, Elektropop, RnB, Band, Orchestra

Repackage by @irfanmuse
Buy: Free

 

Download Full Album



*Track :
- Tiba Tiba Posesif New Version
- Egois RnB Mellow Version
- Egois Beat Up Version
- PHP New
- Jangan Lagi
- Special Cover Wannabe by Spice Girls
- Special Cover I Am The Best by 2ne1
- Cinta Cuma Satu Band Version
- Playboy Band Version
- Playboy Orchestra Version
- Jealous Orchestra Version
 

*Bonus Track :
- Jealous Live Special Backstage


Free Download Here :

- Via 4Shared : http://www.4shared.com/rar/onL7kqw7ba/Mega_Hits_7ICONS_vol_2.html

- Via MediaFire : http://www.mediafire.com/download/c9dwlorbf9h0tqh/Mega_Hits_7ICONS_vol._2.rar

27 Apr 2014

Selamat Jalan Abi (Sebuah Kisah nyata)


Ruang tunggu klinik itu masih penuh pengunjung. Aku duduk di salah satu sudut bersebelahan dengan seorang wanita seusiaku. Rasa letih yang amat sangat dan linunya persendian ditingkah pula oleh pening di kepala yang semakin terasa berat. Wangi parfum dari wanita muda di sebelahku menghentak-hentak rasa mual dalam perut ini. Syukurlah namaku segera dipanggil oleh seorang perawat yang manis. Segera aku masuk ke ruang kerja dokter. Seraut wajah tegar menyambutku dengan senyum tipis. Aku pun duduk di kursi seberang meja berhadapan dengannya.

” Nyonya A ?” tanyanya. Aku mengiyakan. ” Saya sudah lihat hasil laboratoriumnya , nyonya positif.” Lanjutnya pula.” Bagaimana dok ?” tanyaku berharap ketegasan. ” Anda hamil.” Disebutkannya usia kandunganku yang rupanya sedang dalam masa emesis.Oh alangkah sulitnya kuungkapkan perasaan hatiku ketika itu. Bertahun-tahun aku menantikannya.

Tuhanku, hanya sebaris kalimat syukur meluncur dari bibirku yang bergetar menahan haru. Dengan cermatnya sang dokter memeriksaku. Sedemikian telitinya hingga aku merasa begitu lama waktu merayap. Akhirnya dokter yang cekatan itu mengatakan bahwa keadaanku normal-normal saja. Begitu pula janin yang kukandung. Diberinya aku resep vitamin dan pelancar metabolisme. Aku pulang dengan rasa bahagia yang tak terkata. Hilang rasa letihku. Hilang segala rasa sakit dalam tubuhku terhapus oleh rasa bahagia menyadari hadirnya buah hati dalam rahimku.

Setiba di rumah, kutumpahkan rasa bahagiaku dalam sujud syukur di hadapan Yang Maha Tinggi.Sungguh karunia-Nya tak pernah putus-putusnya menyirami hidupku.Ilahi, kalau bukan karena Engkau tak mungkin kukenal shalat, tak mungkin kukenal hidayah dan ni’matnya beribadah kepada Engkau. Segala puji hanyalah bagi-Mu.Suamiku,Kunantikan engkau pulang dengan hati girang. Ingin kukabarkan segera berita gembira ini. Kutahu telah sekian lama kau nantikan berita ini terucap dari bibirku. Aku pun hampir tak sabar menanti.Namun hingga senja hari lewat kau belum juga kembali.

Hidangan yang telah kusiapkan mulai menjadi dingin. Kuhibur hatiku barangkali engkau sedang menghadapi banyak pekerjaan. Kusibukkan pikiranku dengan tadarus Qur’an dan wirid ma’thurat. Semoga engkau tetap dalam lindungan Allah.Menjelang Isha barulah engkau pulang. Dalam kepenatan kutangkap kilatan cahaya dari sepasang matamu yang teduh. Bersinar kemilau namun sulit untuk kutafsirkan. Lalu dengan lembut engkau minta maaf karena terlambat pulang. Ada urusan penting rupanya hingga engkau tertahan sekian lama. Buatku sendiri, melihat dirimu saja sudah cukup menenteramkan perasaanku, menghapus penantian yang terasa amat panjang. Hanya saja melihat engkau letih begitu, kuurungkan niatku untuk menyampaikan berita itu. Biarlah kutunggu hingga hilang penatmu, kunanti hingga engkau segar kembali …

Usai shalat ‘isha berjamaah, engkau mengajakku berbicara. Ketika itu fahamlah aku kilat bahagia apa yang bersinar di matamu saat kau pulang tadi. Ini adalah momen yang sangat penting dalam hidupku. Dapat kurasakan kebahagiaanmu dan akupun bahagia pula karenanya. Namun, tiba-tiba serasa ada yang menghentak dalam dadaku. Sesungguhnya apa yang kau katakan adalah ikrar dan cita-cita kita sejak lama. Tetapi saat ini aku merasakannya sebagai sesuatu yang teramat berat. Aku memerlukan segunung ketabahan dan kekuatan iman !Perasaan manusiawiku kepadamu sungguh tak dapat kugambarkan bagaimana. Meski begitu aku menyadari kecintaan kepada Allah harus kutempatkan di atas segalanya. Apa yang ada padaku saat ini bukanlah milikku.

Karunia Allah sajalah yang membuatkku dapat merasakan ni’matnya iman dan islam di sisimu. Dan kini, mestikah kutahan-tahan apa yang bukan milikku ketika Sang Pemilik memintanya ?Tetapi, haruskan kulepaskan kebahagiaan yang baru saja kurasakan ? Haruskah ???Suara gemuruh bertalu-talu seperti hendak memecahkan dadaku. Bertarung antara suara hati nuraniku melawan emosi dan nafsu. Antara keikhlasan dalam cinta kepada-Nya dan cinta manusiawiku kepada suami dan anakku yang belum lagi terlahir.Ilahi, mestikah aku kehilangan saat-saat bahagia yang tengah kugenggam dengan merelakan suamiku pergi yang entah kapan akan kembali atau bahkan tidak akan pernah kembali lagi …?Dan anakku, ia akan menjadi yatim sebelum sempat memandang wajah ayahnya.Lalu, bagaimanakah akan kuhadapi hidup ini tanpa dirinya lagi, tanpa bimbingan dan perlindungannya ?Sanggupkah aku ???Di puncak pergulatan batin, saat itulah gelegar dahsyat menghentikan bisikan iblis dalam batinku bagai suara guntur mengatasi gemuruh hujan………..

” Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah, dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya……”” Katakanlah : jika bapak-bapakmu, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan jihad di jalan-Nya maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasiq…

“Bagai canon menghancurkan dinding konstantinopel, rontoklah bayang-bayang ego-ku. Batu karang di lautan jiwa ini luruh berkeping-keping. Aku tersadar dalam pemahaman yang segar tentang hakikat cinta.Ya Allah, wahai Kekasih, asal Engkau tidak tinggalkan aku dalam lautan cinta ini, asal Engkau tidak murka padaku, aku tidak peduli !Hanya keselamatan dari-Mu lebih melapangkan hati hamba-Mu ini. Aku berlindung dengan nur wajah-Mu yang menerangi kegelapan dan menjamin kebaikan di dunia dan akhirat dari amarah-Mu yang akan menimpa diriku dan murka-Mu yang akan membinasakanku.

Kumohon ridha-Mu sampai kuperolehnya.Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan-Mu juga …….Ada rasa lapang di dada. Kubiarkan hawa kepasrahan mengisi paru-paru. Duka kali ini terasa begitu manis. Ada rasa sesak yang terangkat ketika malaikat membukakan pintu langit. Saat kau bertanya bagaimana pendapatku; dengan mantap kukatakan padamu :” Bukankah sejak kita menikah telah kita ikrarkan bahwa perkawinan ini adalah bagian dari perjuangan ? Telah kita tetapkan syahid di atas keingininan yang lainnya, ingatkah kau ?Kini, apakah aku akan menghalangimu untuk menggapai cita-cita kita itu ?

Tidak, bang Jundi. Karunia Allah yang diberikan kepada kita dalam Iman dan Islam jauh lebih besar ketimbang pengorbanan yang harus kita lakukan saat ini. Benar, kasihku padamu tak terhingga besarnya. Namun itu semua karena cinta kepada Allah jua. Berangkatlah, bang. Insha Allah saya akan tabah. Hanya saja tolong doakan agar saya teguh hati meniti perjalanan hidup ini hingga Allah mempertemukan kita kembali di akhirat kelak….

“Usai berkata begitu kumintakan maafmu kalau-kalau selama kita bersama terdapat sikapku yang kurang kau sukai. Engkau hadiahi aku dengan senyum penuh makna. Takjub aku akan akhlakmu. Engkau begitu memuliakanku selama ini padahal aku bukanlah orang yang pantas menerima kehormatan seperti itu. Pedih hati ini mengingat cacat-celaku, namun terobat perasaanku ketika engkau katakan bahwa engkau sangat berharap doa dariku.Malam merayap perlahan. Rembulan tersenyum lembut ketika kusibak tirai jendela kamar. Aku masih terjaga ketika engkau telah terlelap dalam letihmu setelah seharian bekerja.

Dalam hening kutatap wajahmu, kukirim sebait doa yang tumpas di kesunyian.Suamiku, sungguh kasih sayang Allah yang tak terhingga ketika mempertemukanmu kepadaku sebagai suami yang begitu bersih buatku. Ketika itu aku tengah tersaruk-saruk meninggalkan masa-masa kebodohan. Tanganku menggapai-gapai mencari pokok tempat bergantung. Ketika itulah atas takdir Allah tangan kokohmu menyambutku, membimbingku dari alam ketidakpastian ke dalam cahaya Islam yang cemerlang. Kaubawa aku dalam hidup penuh makna di bawah bimbingan rabbanimu. Kauluruskan cara berfikir, berasa dan bertindakku selaras dien yang hanif ini.Lalu kau arahkan aku agar dapat berjalan sendiri.Hidup bersamamu bukannya dalam taburan madu. Aku sering kau tinggalkan ketika tugas mewajibkanmu untuk pergi. Namun itulah cara terbaik bagiku. Dengan begitu sandaranku kepada Allah menjadi lebih kokoh. Dan kini kau akan meninggalkanku untuk cita-cita tertinggimu. Firasatku mengatakan kau tak akan kembali ….
Sesaat aku teringat anak kita. Ah anak kita. Aku belum sempat lagi mengabarkannya kepadamu. Semoga ia mewarisi sifat baikmu. Apakah yang harus kuperbuat kini ?Dalam doa yang kudus kumohon pertolongan dari-Nya. Kuhapus air mata yang menetes agar tak sempat terlihat olehmu.

Namun, ikatan batin kita demikian kuatnya, melampaui dimensi ruang dan waktu, mengatasi mimpi indah yang mengabarkan suara hati dari lubuk jantung yang paling dalam.Tiba-tiba saja engkau terjaga dari lelapmu. ” Adakah yang ingin dinda katakan ?” suaramu lirih seperti desir angin menyibak padang ilalang.Mestikah kukatakan kepadamu tentang si kecil yang denyut kehidupannya mulai berlagu dalam rahimku ?Wahai suamiku, bukan aku ragu akan keteguhanmu bila mendengar kabar ini sebab aku percaya engkau seorang yang istiqamah. Hanya saja aku ingin menutup serapat mungkin pintu fitnah yang dapat kutimbulkan terhadapmu dariku dan anak kita …..

Tetapi dapatkah kusembunyikan hal ini darimu ? Apakah keterjagaanmu merupakan isyarat dari Allah? Dan bukankah inipun merupakan satu bentuk ujian dari-Nya ?Kudekati dirimu. ” Bang Jundi.” Panggilku. ” Janganlah apa yang akan saya sampaikan ini menjadikan penghalang dari langkah yang telah abang putuskan.”Engkau tersenyum tanpa mengurangi perhatianmu akan kata-kataku.” Insha Allah sepeninggal abang nanti saya tidak akan merasa sendirian….sebab senantiasa ada Allah dan… ada jundi kecil yang akan saya jaga sebaik-baiknya …” kataku. Hening sesaat. Sejenak kulihat kau tertegun. Aku mengerti perasaanmu. Bukankah sudah lama kau nantikan hadirnya buah cinta kita ?” Abang,…” sambungku ,” bukannya saya sangsi akan keteguhan hati abang, tapi karena saya tidak ingin isteri dan anakmu ini menjadi fitnah bagi tekad suci kita. Abang tak boleh surut melangkah. Jangan abang risau karena masih ada saya yang akan membesarkan anak kita …dan ada Allah yang akan melindungi kami selalu…..” Aku berusaha untuk tetap tegar.

Kusingkirkan jauh-jauh perasaan iba-kewanitaanku yang kutahu menjadi titik lemahku.Kau rengkuh aku penuh kasih sayang. ” Dinda,” ujarmu, ” engkau adalah sebaik-baik ni’mat yang Allah anugerahkan pada ku…..”Ah suaramu itu begitu sejuk seperti percik air surga. Ada rasa damai di hati.Ada rasa hangat menyelinap di relung-relung jiwa …..Tengah malam belum lagi lewat ketika kita berdua sama-sama bersujud menghadapkan wajah dan hati kita kepada Allah. Semburat nur Ilahi serasa meliputi kita berdua.Suamiku, tidak lama setelah itu engkau benar-benar berangkat….menuju bumi jihad.Ambon manise hingga kini masih menangis. Bumi Aceh sudah lama merintih. Belum lagi lagu lama di Palestina, Bosnia, Kosovo, Moro, Azerbaijan, Chechnya dan belahan bumi lainnya yang menjerit ditikam pisau kezaliman.Berangkatlah, kekasih. Jangan biarkan serdadu thaghut itu merobek jantung orang-orang yang lemah dan anak-anak yang tak berdosa. Bila teringat anak kita, ingat-ingatlah bahwa di sana lebih banyak lagi anak-anak yang terpaksa lahir sebelum waktunya. Dahsyatnya perang membuat mereka harus cepat dilahirkan…….

Sementara itu usia anak kita makin bertambah jua. Gelinjang halus bagai semangat yang menyelinap ke seluruh sel tubuhku.Mulai terasa ia bergerak dan menendang-nendang dengan gagahnya seperti kau… yang dengan gagahnya menyerbu musuh di medan-medan pertempuran.Allahu Akbar !Suamiku, rinduku padamu bukanlah keinginan untuk bermesra dan memadu kasih, tapi …aku rindukan suasana beribadah bersamamu. Ingin shalat di belakangmu, ingin mencium tanganmu , meminta maaf dan berdiskusi denganmu sebab setiap kata yang terucap dari bibirmu adalah tarbiyah bagiku dan memberiku kekuatan ketika aku kau tinggalkan…
Bila rindu datang mengganggu, kubuka kembali buku-bukumu. Terhibur hati ini. Kurasakan seolah-olah kau hadir di sisiku. Namun terkadang bisikan yang tak kuingini datang juga. Betapa pintarnya syetan mencari jalan untuk melemahkanku. Teringat aku akan kata-katamu bahwa cinta Allah mengatasi segalanya. Akupun bermunajat kepada Allah agar diberi kekuatan dan ketabahan dan semoga Ia mengampuniku.Bang Jundi, tujuh bulan usia anak kita dalam rahimku ketika suatu malam aku bermimpi berjumpa denganmu. Kau nampak sangat elok dan bercahaya. Kulihat rembulan di atasmu, kupandang bergantian antara kau dan rembulan namun kau nampak lebih indah…… bahkan bintang-bintang pun tak dapat menandingi parasmu.
Aku terjaga. Hilang segala sedih dari hatiku. Sejuk perasaanku. Aku pun bersujud memohon barakah Allah atasmu.Esok harinya seisi rumah kita nampak bercahaya kemilau. Benderang luar biasa. Semerbak wangi membuatku terheran-heran. Wanginya…sulit untuk kukatakan. Belum pernah kucium wangi seharum ini.Sahabat-sahabatku di jalan Allah yang berta’lim di rumah kita ribut saling bertanya satu sama lain. Tiada seorangpun di antara kami yang memakai parfum !Baru kudapat jawabnya ketika Ayah dan seorang sahabatmu berta’ziah ke rumah. Ya, engkau sudah berada di tempat yang jauh …….Tidak, kekasih. Tidak patah semangatku dengan kepergianmu. Aku tahu engkau telah menepati janji.Engkau tidak mati! Engkau tetap hidup!!!!!

” Dan janganlah kamu mengatakan kepada orang-orang yang gugur di jalan Allah,mati ; bahkan mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya ….”” Di antara orang-orang mu’min itu ada para rijal yang menepati apa yang mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur ada pula yang menanti-nanti (giliran) dan mereka sedikitpun tidak mengubah janjinya.” Selamat jalan, bang Jundi. Nantikan aku di sana. Kepergianmu adalah satu kepastian. Kini, ujian dan derita yang mesti kuhadapi tidak lagi kurasakan sebagai luka namun bagai angin sejuk yang menyegarkan semangat juangku. Hari-hari berlalu dalam deru semangat yang tak pernah pupus. Saat kelahiran anak kita kian dekat. Nyeri yang hebat mulai melilit-lilit dalam perutku. Aku tak bisa lagi berjalan. Hari itu kubaca surah Yusuf, surah Maryam, surah Luqman dan surah Muhammad berulang-ulang. Kuhadiahkan buat anak kita yang bakal lahir. Tak jadi soal laki-laki atau perempuan. Yang terpenting ia berakhlak mulia dan menjadi anak yang shalih yang bakal menyambung tugas para nabi, menyebarkan syi’ar Islam di muka bumi ini.


Ya Allah, tabahkan hatiku. Semoga dosaku akan turut terhapus dengan lahirnya anak dalam kandunganku ini ……………….Ketika saatnya tiba, sahabat-sahabat kita yang tulus membawaku ke rumah sakit. Jerit si buyung yang lahir memecah jagat raya….pekik tangisnya menghapus segala rasa sakitku. AlhamduliLlah dia selamat. Dia tampan dan gagah sepertimu…..…dia rijal sepertimu.Saat kutatap anak kita, hatiku tiba-tiba rawan. Sanggupkah aku menjadi ibu yang baik ???Akupun berbisik padanya ,” Wahai ananda, janganlah kau ikuti sifat ibumu yang buruk. Milikilah sifat yang terpuji. Engkau adalah harta yang paling berharga…..” Kucium ia penuh kasih disaat tangis pertamanya memecah bumi.Kunamai anak kita dengan nama yang pernah kau sebut dulu. Semoga Allah mengabulkan doa dalam nama yang indah itu. Suamiku,Satu langkah telah kutempuh. Beribu-ribu langkah lagi membentang di hadapanku. Badai gelombang yang garang harus kuhadapi. onak dan duri yang terserak sepanjang perjalanan harus kulewati. Angin puting beliung pun harus kulampaui. Berat memang. Apalagi kuharus melangkah tanpamu. Namun kuyakin Allah senantiasa melindungiku.

Aku tahu cinta dan nafas perjuanganmu senantiasa mengisi hatiku. Ada rasa bangga mengenang dirimu.Dengan ‘izzah inilah kan kubesarkan buah hati kita.Kekasihku, Satu lagi janji harus kupenuhi. Aku ingin menghantarkan anak kita agar dapat menyusulmu. Kuingin ia pun sampai ke gerbang kecintaan-Nya. Aku akan tetap melangkah. Selangkah demi selangkah aku menapak. Satu langkah lagi. Ya satu langkah lagi!

4 Nov 2012

Kenapa Dunia Sembunyikan Fakta Besar Tentang Ka’bah?


Ternyata Bukan GMT Bukan Di Greenwich, Tapi Di Kaabah (Bukti Fakta Ilmiah)
Kaabah, rumah Allah sejuta umat muslim merindukan berkunjung dan menjadi tetamu – tetamu Allah sang maha pencipta. Kiblatnya (arah) umat muslim dalam melaksanakan solat, dari mana-mana negara semua ibadah solat menghadap ke kiblat ini.
Istilah Ka’bah adalah bahasa al quran dari kata “ka’bu” yg bererti “mata kaki” atau tempat kaki berputar bergerak untuk melangkah. Ayat 5/6 dalam Al-quran menjelaskan istilah itu dg “Ka’bain” yg bererti ‘dua mata kaki’ dan ayat 5/95-96 mengandungi istilah ‘ka’bah’ yang ertinya nyata “mata bumi” atau “sumbu bumi” atau kutub pusingan utara bumi.
Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.
Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di kawasan yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya?.”
Para astronot telah menemukan bahawa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara rasmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut ghaib yang sepertinya ada alasan tersembunyi di sebalik penghapusan website tersebut.
Setelah melakukan kajian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Kaabah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite (tidak berujung), hal ini dibuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus.
Para penyelidik Muslim mempercayai bahawa radiasi ini mempunyai ciri-ciri dan menghubungkan antara Kaabah di planet Bumi dengan Kaabah di alam akhirat.
Makkah Pusat Bumi
Prof. Hussain Kamel mencari suatu fakta mengejutkan bahawa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.
Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis di atas peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan saksama kedudukan ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan unjuran garis bujur dan garis lintang.
Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sukar dan berat itu, ia dibantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeza, dan banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemui, bahawa Makkah merupakan pusat bumi.
Ia menyedari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada masa yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Ogos 1978).
Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika kajian-kajian lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.
Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahawa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.
Kajian ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeza, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, kajian ini diterbitkan di dalam banyak majalah sains di Barat.
Allah berfirman di dalam al-Quran al-Karim sebagai berikut:
‘Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al-Quran dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya ..’ (Asy-Syura: 7)
Kata ‘Ummul Qura’ berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai erti yang penting di dalam kultur Islam.
Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata ‘ibu’ memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.
Makkah atau Greenwich
Berdasarkan pertimbangan yang saksama bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh kajian-kajian dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahawa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang bermula empat dekad yang lalu.
Ada banyak perbalahan ilmiah untuk membuktikan bahawa Mekah merupakan wilayah kosong bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Britain. GMT dipaksakan pada dunia ketika majoriti negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggeris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu solat.
Makkah adalah Pusat dari lapisan-lapisan langit
Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini. Allah berfirman, ‘Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.’ (Ar-Rahman: 33)
Kata aqthar adalah bentuk jamak dari kata ‘qutr’ yang bererti dia, dan ia merujuk pada langit dan bumi yang mempunyai banyak diameter.
Dari ayat ini dan dari beberapa hadis dapat difahami bahawa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Mekah berada di tengah-tengah bumi, maka itu bererti bahawa Mekah juga berada di tengah-tengah lapisan-lapisan langit.
Selain itu ada hadis yang mengatakan bahawa Masjidil Haram di Makkah, tempat Ka’bah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh bumi (maksudnya tujuh lapisan yang membentuk bumi)

2 Nov 2012

Teknik Pembuatan Biogas Sederhana

 

Biogas adalah gas yang dihasilkan dari proses penguraian bahan-bahan organik oleh mikroorganisme pada kondisi langka oksigen (anaerob). Komponen biogas antara lain sebagai berikut : ± 60 % CH4 (metana), ± 38 % CO2 (karbon dioksida) dan ± 2 % N2, O2, H2, & H2S. Biogas dapat dibakar seperti elpiji, dalam skala besar biogas dapat digunakan sebagai pembangkit energi listrik, sehingga dapat dijadikan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan terbarukan. Sumber energi Biogas yang utama yaitu kotoran ternak Sapi, Kerbau, Babi dan Kuda. Kesetaraan biogas dengan sumber energi lain 1 m3 Biogas setara dengan :



Di negara Cina Sejak tahun 1975 "biogas for every household". Pada tahun 1992, 5 juta rumah tangga di China menggunakan biogas. Reaktor biogas yang banyak digunakan adalah model sumur tembok dengan bahan baku kotoran ternak & manusia serta limbah pertanian. Kemudian di negara India Dikembangkan sejak tahun 1981 melalui "The National Project on Biogas Development" oleh Departemen Sumber Energi non-Konvensional. Tahun 1999, 3 juta rumah tangga menggunakan biogasReaktor biogas yang digunakan model sumur tembok dan dengan drum serta dengan bahan baku kotoran ternak dan limbah pertanian. Dan yang terakhir negara Indonesia Mulai diperkenalkan pada tahun 1970-an, pada tahun 1981 melalui Proyek Pengembangan Biogas dengan dukungan dana dari FAO dibangun contoh instalasi biogas di beberapa provinsi. Penggunaan biogas belum cukup berkembang luas antara lain disebabkan oleh karena masih relatif murahnya harga BBM yang disubsidi, sementara teknologi yang diperkenalkan selama ini masih memerlukan biaya yang cukup tinggi karena berupa konstruksi beton dengan ukuran yang cukup besar. Mulai tahun 2000-an telah dikembangkan reaktor biogas skala kecil (rumah tangga) dengan konstruksi sederhana, terbuat dari plastik secara siap pasang (knockdown) dan dengan harga yang relatif murah. Manfaat energi biogas adalah sebagai pengganti bahan bakar khususnya minyak tanah dan dipergunakan untuk memasak kemudian sebagai bahan pengganti bahan bakar minyak (bensin, solar). Dalam skala besar, biogas dapat digunakan sebagai pembangkit energi listrik. Di samping itu, dari proses produksi biogas akan dihasilkan sisa kotoran ternak yang dapat langsung dipergunakan sebagai pupuk organik pada tanaman / budidaya pertanian. Potensi pengembangan Biogas di Indonesia masih cukup besar. Hal tersebut mengingat cukup banyaknya populasi sapi, kerbau dan kuda, yaitu 11 juta ekor sapi, 3 juta ekor kerbau dan 500 ribu ekor kuda pada tahun 2005. Setiap 1 ekor ternak sapi/kerbau dapat dihasilkan + 2 m3 biogas per hari. Potensi ekonomis Biogas adalah sangat besar, hal tersebut mengingat bahwa 1 m3 biogas dapat digunakan setara dengan 0,62 liter minyak tanah. Di samping itu pupuk organik yang dihasilkan dari proses produksi biogas sudah tentu mempunyai nilai ekonomis yang tidak kecil pula.
Di negara Cina Sejak tahun 1975 "biogas for every household". Pada tahun 1992, 5 juta rumah tangga di China menggunakan biogas. Reaktor biogas yang banyak digunakan adalah model sumur tembok dengan bahan baku kotoran ternak & manusia serta limbah pertanian. Kemudian di negara India Dikembangkan sejak tahun 1981 melalui "The National Project on Biogas Development" oleh Departemen Sumber Energi non-Konvensional. Tahun 1999, 3 juta rumah tangga menggunakan biogasReaktor biogas yang digunakan model sumur tembok dan dengan drum serta dengan bahan baku kotoran ternak dan limbah pertanian. Dan yang terakhir negara Indonesia Mulai diperkenalkan pada tahun 1970-an, pada tahun 1981 melalui Proyek Pengembangan Biogas dengan dukungan dana dari FAO dibangun contoh instalasi biogas di beberapa provinsi. Penggunaan biogas belum cukup berkembang luas antara lain disebabkan oleh karena masih relatif murahnya harga BBM yang disubsidi, sementara teknologi yang diperkenalkan selama ini masih memerlukan biaya yang cukup tinggi karena berupa konstruksi beton dengan ukuran yang cukup besar. Mulai tahun 2000-an telah dikembangkan reaktor biogas skala kecil (rumah tangga) dengan konstruksi sederhana, terbuat dari plastik secara siap pasang (knockdown) dan dengan harga yang relatif murah. 

Manfaat energi biogas adalah sebagai pengganti bahan bakar khususnya minyak tanah dan dipergunakan untuk memasak kemudian sebagai bahan pengganti bahan bakar minyak (bensin, solar). Dalam skala besar, biogas dapat digunakan sebagai pembangkit energi listrik. Di samping itu, dari proses produksi biogas akan dihasilkan sisa kotoran ternak yang dapat langsung dipergunakan sebagai pupuk organik pada tanaman / budidaya pertanian. Potensi pengembangan Biogas di Indonesia masih cukup besar. Hal tersebut mengingat cukup banyaknya populasi sapi, kerbau dan kuda, yaitu 11 juta ekor sapi, 3 juta ekor kerbau dan 500 ribu ekor kuda pada tahun 2005. Setiap 1 ekor ternak sapi/kerbau dapat dihasilkan + 2 m3 biogas per hari. Potensi ekonomis Biogas adalah sangat besar, hal tersebut mengingat bahwa 1 m3 biogas dapat digunakan setara dengan 0,62 liter minyak tanah. Di samping itu pupuk organik yang dihasilkan dari proses produksi biogas sudah tentu mempunyai nilai ekonomis yang tidak kecil pula.